Susu Pertumbuhan Balita Terbaik Yang Cocok Di Usianya Saat Ini

0
51

Susu pertumbuhan balita memang dianjurkan untuk diberikan pada anak yang sudah memasuki usia 4 sampai 5 tahun. Hal ini mengingat pentingnya susu pertumbuhan bagi balita. Oleh sebab itu, orang tua harus lebih cermat dan teiliti ketika akan memberikan susu ini pada si kecil. Pemberian susu ini bertujuan untuk menambah nutrisi yang diperlukan pada buah hatinya.

Sebaiknya si kecil tetap mendapatkan susu pertumbuhan yang bisa memberikan kebutuhan kalori sampai 40 persen dari kebutuhan sehari-hari selama masa pertumbuhannya.  Berbagai jenis dan merk susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun sudah ada banyak di pasaran dan semua tentu harus taat pada aturan dan pengawasan Pemerintah yang biasanya melalui BPOM atau Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Semua susu pertumbuhan umumnya sudah dipenuhi  zat besi yang bertujuan untuk mencegah anemia. vitamin D untuk pertumbuhan tulang, dan berbagai zat gizi yang lain untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi si Kecil. Kebutuhan susu pertumbuhan untuk si kecilsebaiknya dipenuhi sebagai pelengkap berbagai makanan sehari-hari yang bermanfaat dalam menunjang tumbuh-kembangnya.

Susu Pertumbuhan Balita Yang Bagus Menurut Para Ahli Gizi

Susu pertumbuhan pada umumnya mengandung kasein dan whey sebagai sumber protein, selain mengandung minyak sayur sebagai sumber lemak, laktosa sebagai sumber karbohidrat dan berbagai vitamin seperti vitamin A dan D.

Rasio kasein dan whey dalam susu tergantung pada jenis susu pertumbuhan. Pada umumnya, jumlah rasio tersebut berkaitan dengan lamanya masa cerna. Susu pertumbuhan yang mengandung whey lebih banyak akan lebih mudah dicerna oleh si Kecil. Jumlah kasein yang lebih besar membuat susu agak lebih lama dicerna.

Lanjutkan susu pertumbuhan yang sudah cocok, tentunya setelah Ibu menentukan pilihan susu pertumbuhan terbaik bagi si Kecil. Jangan terpengaruh harga susu. Lebih baik perhatikan pada kandungan nutrisi yang dapat mendukung tumbuh kembang untuk si Kecil. Pilih susu pertumbuhan bubuk yang Ibu buat dengan mengikuti petunjuk penyajiannya.

Mengingat bahwa susu pertumbuhan balita diperuntukkan bagi pemenuhan nutrisi optimal si Kecil, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah penambahan ALA/LA dan isomaltulosa, seperti yang terdapat dalam susu bubuk. Dalam susu pertumbuhan, biasanya ditambahkan asam linoleat yang sering disebut juga omega-6.

Sedangkan ALA adalah pembentuk DHA, yang merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3. DHA banyak terkandung di otak dan retina mata, sehingga sangat penting untuk fungsi penglihatan.  Isomaltulosa adalah karbohidrat yang alami terdapat pada tanaman bit, tebu, dan madu, sebagai pemberi energi bagi tubuh dan otak. Berbeda dengan sukrosa, isomaltulosa diserap oleh tubuh secara perlahan.

Sebab, isomaltulosa pun akan memberi asupan energi yang konstan dan stabil, sehingga menghindarkan peningkatan atau penurunan kadar gula darah dan insulin secara drastis dalam tubuh. Dengan kata lain, isomaltulosa adalah zat yang mampu bertahan lebih lama dalam hal penyediaan energi jika dibandingkan dengan sukrosa. Isomaltulosa relatif tidak merusak gigi dan bisa dianggap sebagai zat pengganti sukrosa yang baik bagi kesehatan mulut.

Asupan karbohidrat yang stabil dan konstkonstan tidak akan membuat perubahan drastis pada kadar gula darah si Kecil sehingga membuat energi si Kecil tetap terjaga dengan baik. Susu pertumbuhan anak bisa menjadi salah satu asupan gizi anak Anda selepas ASI. Atau, mungkin bisa jadi satu-satunya pilihan saat Anda tidak bisa memberikan ASI pada anak Anda. Memilih susu formula tidak sulit dan juga tidak mudah. Namun, salah-salah, anak Anda bisa menunjukkan reaksi alergi terhadap susu pertumbuhan balita tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan pemilihan susu yang sanga cocok untuk anak Anda agar tampil lebih sehat dan pintar.