Susu Penambah Berat Badan Anak Yang Wajib Bunda Ketahui, Inilah Jenisnya !

0
137

Susu penambah berat badan diperlukan untuk anak yang mengalami penurunan berat badan karena kekurangan gizi yang membuat setiap orangtua menjadi khawatir. Oleh sebab itu, sebagai orangtua kita harus segera mencari solusi untuk menaikkan berat badan si kecil yang efektif dan tentunya aman. Cara yang aman untuk menambah berat badan anak memang menjadi poin yang harus selalu diperhatikan. Sebab sistem pencernaan bayi tidak sama dengan orang dewasa karena pencernaan bayi belum berkembang sepenuhnya.

Dengan demikian ada beberapa jenis makanan yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi si kecil. Jika tidak sesuai porsi, bukannya menambah berat badan si kecil namun justru membuat kesehatan bayi terganggu. Selain memperhatikan porsi makanan yang diberikan, Bunda juga harus mengetahui jenis susu apa saja yang baik untuk si kecil dalam menambah berat badan. Seperti yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini mengenai susu yang cocok untuk menambah berat badan.
Susu Penambah Berat Badan Bayi Yang Ampuh.

Berbicara tentang berat badan bayi normal, maka kita harus tahu bahwa berat badan normal bayi baru lahir yaitu sekitar 2500 sampai 4500 gram pada hari-hari awal setelah lahir berat badan akan turun, namun jangan khawatir karena ini merupakan proses normal dan berat badan bayi akan naik kembali setelah 10 sampai 12 hari. Berat baru lahir ini akan dipengaruhi oleh genetik, kesehatan ibu selama kehamilan, dan nutrisi yang dikonsumsi ibu selama mengandung.

Jika Bunda mendapati sang buah hati lahir dengan berat badan dibawah nilai normal jangan khawatir yang penting setelah lahir kita bisa mengejar ketertinggalan itu. Selanjutnya pada bulan-bulan awal setelah kelahiran, kita bisa mengetahui status berat badan bayi dengan cara membandingkan berat badan saat ini dengan grafik berat badan normal. Jika sudah mengetahui status berat badan dan susu penambah berat badan balita Bunda, maka Bunda juga perlu mengetahui penyebab berat badan bayi yang rendah. Berikut ini beberapa penyebab berat badan bayi tidak normal atau justru turun ;

  • Kurang Asupan Gizi
    Makanan yang disarankan untuk bayi baru lahir sampai usia 6 bulan adalah ASI, tidak perlu makanan lainnya. Jadi apabila jumlah ASI dan frekuensi pemberian cukup, maka tidak ada masalah. Namun ketika salah satunya terganggu, maka berat badan bayi bisa rendah dan mungkin membutuhkan bantuan susu formula. Ketika bayi sudah berusia di atas 6 bulan, maka harus ada makanan pendamping ASI (MPASI), karena ASI saja tidak cukup. Berilah MPASI yang bergizi sesuai usianya. Dalam hal ini peranan bunda sangatlah besar untuk menentukan asupan nutrisi yang seimbang dengan kebutuhan gizi bayi.
  • Bayi Mulai Bergerak Secara Aktif
    Pada usia ini bayi sudah mulai mengangkat kepala, belajar merangkak, duduk, dan di atas 9 bulan sudah mulai belajar berjalan. Aktivitas yang telah meningkat ini tentu saja harus ditunjang dengan asupan nutrisi yang sesuai. Jika tidak, maka berat badan akan menyusut dan perkembangan juga bisa terhambat.
  • Mengalami Gangguan Kesehatan
    Jika bayi sedang mengalami gangguan kesehatan, misalnya masalah pada pencernaan yang membuat sistem penyerapan makanan menjadi terganggu, terkena diare dan sebagainya, maka upaya untuk memberinya asupan yang cukup bisa terganggu sehingga akan mempengaruhi berat badan bayi. Jika hal ini terjadi, maka harus mengatasi penyakitnya terlebih dahulu. Tentu saja dengan bantuan dokter.
    Oleh sebab itu, pada usia ini Bunda perlu untuk selalu meningkatkan kualitas ataupun kuantitas ASI supaya bisa menaikkan berat badan bayi atau menjaganya dalam rentang yang normal. Kualitas ASI bisa ditingkatkan dengan asupan Bunda menyusui yang bergizi dan cukup, selain itu perlu menerapkan pola hidup sehat dengan cukup istirahat dan mengendalikan stress. Bunda juga bisa memberikan susu penambah berat badan si kecil sesuai yang di anjurkan para ahli.