Cara Mengatasi Konstipasi Paling Mudah

0
14

Masalah pencernaan menjadi salah satu hal yang umum terjadi menimpa anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan. Meski demikian, bila mams telat atau salah dalam mengantisipasinya maka akan berdampak pada proses tumbuh kembangnya.

Dan salah satu masalah pencernaan yang paling umum terjadi menimpa si kecil ini adalah konstipasi atau biasa dikenal juga dengan sebutan sembelit. 

Gejala yang ditimbulkan dari anak yang tengah mengalami masalah gangguan pencernaan anak jenis konstipasi atau sembelit ini adalah, saat si kecil buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu, disertai rasa sakit saat buang air besar.

Selain itu juga anak yang terkena gangguan pencernaan anak jenis konstipasi ini juga bisa dikenali dari tinja yang terasa terus tersumbat di dalam dubur si kecil. Hal ini bisa disebabkan karena tinja atau feses yang ada di dalam saluran pencernaan si kecil, tidak keluar semua meski sudah rutin melakukan buang air besar. 

Tentunya mams tidak ingin bukan mempunyai anak yang mengalami gangguan pencernaan anak yang satu ini. Untuk itu perlu mams ketahui tentang bagaimana cara mengatasi dan juga mencegah terjadinya konstipasi pada anak ini. Adapun caranya sebagai berikut : 

  • Selalu berikan makanan yang mengandung tinggi serat

Makanan yang mengandung tinggi serat sejatinya dapat membantu memperlancar proses buang air besar pada slauran pencernaan. Dan juga makanan yang mengandung tinggi serat ini, akan turut andil dalam meningkatkan gerakan usus untuk mendorong tinja keluar.

Untuk itu mams wajib selalu berikan makanan yang mengandung tinggi serat ini, agar anak tidak terkena konstipasi. Dan jenis makanan yang mengandung tinggi serat ini bisa mams dapatkan dari berbagai jenis buah dan sayuran. 

  • Memberikan pelatihan toilet training

Dengan membiasakan anak untuk mandiri ke toilet tentunya akan membuat ia terbiasa untuk selalu buang air besar, tanpa menunda nunda. Dengan demikian kemungkinan terjadinya konstipasi akan minim terjadi, karena anak sudah akan terbiasa untuk buang air besar dengan sendirinya. Selain itu juga dengan mengajak si kecil selalu aktif bermain, juga akan membuat ususnya bergerak sehingga dapat membantu melancarkan proses buang air besar anak.