Wisata Garut Selalu Ramai Pengunjung

0
105

Sejumlah objek wisata di kabupaten Garut masih banyak di kunjungi para pengunjung, baik itu wisata Garut Selatan, wisata Garut Kampung Sampireun, wisata Garut Cipanas, Sabda Alam, Sumber Alam, Pantai Santolo, wisata Garut Darajat Pass dan masih banyak lagi Wisata di Garut Jawa Barat yang selalu ramai di serbu para pengunjung. Apalagi pada saat menjelang hari lebaran tiba, bahkan ketika hari lebaran kemarin pun antrean kendaraan terlihat dari pintu gerbang kabupaten itu hingga jalan menuju objek wisata. Kepadatan pengunjung itu terlihat di salah satu objek wisata  Puncak Darajat Pass Kecamatan Pas Pasirwangi. Pada hari H+4 lebaran kemarin, jalan raya palnunjuk sampai macet total sampai ke Jalan raya Samarang Garut.

Kepadatan pengunjung itu di antaranya terjadi di pemandian air panas Gunung Darajat, Kecamatan Pasirwangi. Antrean kendaraan sudah terlihat sejak di Kecamatan Samarang, sebelum Pasirwangi.Tingginya angka kunjungan juga terlihat di obyek wisata lain, seperti Situ Bagendit, Situ Cangkuang, Taman Satwa Cikembulan, dan Cipanas di Kecamatan Tarogong Kaler. Kepadatan wisatawan juga terjadi di kawasan pantai selatan Garut, seperti Santolo, Sayang Heulang, dan Ranca Buaya. Kepadatan kendaraan di wilayah ini sudah terjadi dari Kecamatan Pameungpeuk. “Jumlah pengunjung rata-rata lebih dari seribu orang,” ujar Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Garut Mlenik Maumeriadi. andri.id

Jumlah pengunjung ini diprediksi meningkat hari ini, menurun pada Rab-Jumat, kemudian meningkat lagi pada akhir pekan ini. Sebab para pegawai akan mulai masuk kerja pada Rabu Sedangkan liburan akhir pekan akan diisi oleh anak sekolah yang akan mengakhiri masa liburnya.Para wisatawan ini kebanyakan berasal dari luar kota, seperti Bandung dan Jakarta. Mereka rata-rata berlibur di Garut selama tiga hari dua malam. Kondisi itu dapat dilihat dari okupansi hotel dan penginapan yang penuh.Pada musim Lebaran ini, pengelola obyek wisata menaikkan tarif sebesar 25 persen dari hari biasa. Begitu juga obyek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Seperti di Situ Bagendit dan Cangkuang, tiket masuk naik menjadi Rp 5.000 dari biasanya sebesar Rp 3.000. “Kenaikan ini khusus hanya libur Lebaran,” ujar Mlenik.

Tingginya angka kunjungan ke Garut ini disebabkan oleh infrastruktur menuju tempat wisata lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Contohnya jalan lintas selatan yang menghubungkan tiga kabupaten kini telah mulus dengan hotmix. Selain dari infrastrukturnya yang lebih baik, suasananya yang masih sejuk dengan udara alamnya yang sangat segar membuat para pengunjung betah untuk berlama-lama tinggal di Garut. Apalagi dengan tersedianya beberapa Hotel Murah di Garut yang menjadi daftar dari penginapan terlaris di kota Garut. Seperti Penginapan Antarlina, Penginapan azalea, dan banyak penginapan lainya.

Leave a Reply