Materi Kuliah yang Diajarkan di Kuliah Broadcasting IDS

0
121

Dunia broadcasting sangat menarik untuk didalami. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan dilakukan dengan media-media yang berkaitan dengan bidang satu ini. Umumnya orang-orang akan mengira lulusan kuliah broadcasting (link ke https://idseducation.com/course/digital-film-media-production/) hanya akan bekerja di media penyiaran seperti televisi dan radio. Lebih dari itu, peluang lainnya terbuka lebar bagi mereka yang mempunyai ketertarikan pada bidang yang termasuk dalam industri kreatif ini.

Tidak melulu soal televisi dan radio, jika dipelajari lebih jauh sudah ada banyak bidang yang berhubungan dengan broadcasting saat ini. Bahkan beberapa lembaga pendidikan juga sudah menyediakan program belajar bagi mereka yang ingin mepelajarinya. Seperti yang dilakukan oleh IDS (Internation Design School) di Jakarta. IDS adalah sebuah sekolah yang bergerak di bidang visual communication, di mana di dalamnya termasuk desain grafis, film dan animasi.

kuliah broadcasting

IDS sebagai sekolah digital berstandar internasional di Indonesia, menawarkan pembelajaran yang sangat layak untuk dipilih, terutama bagi yang ingin merasakan kuliah broadcasting (link ke https://idseducation.com/course/digital-film-media-production/), mengasah potensi yang dimiliki dan mempelajari segala sesuatu yang diperlukan jika ingin bekerja di dunia tersebut.

IDS menawarkan sesuatu yang akan diminati oleh banyak orang, dan memiliki peluang kerja yang masih terbuka lebar. Sekolah tersebut mengemasnya dalam program belajar advance collage yang merangkum kuliah broadcasting (link ke https://idseducation.com/course/digital-film-media-production/) dalam beberapa bulan saja. Sehingga peserta didik bisa lebih cepat menyelesaikan pendidikan mereka dan melanjutkan ke tahap yang selanjutnya, yaitu membuat karya dan masuk ke dunia kerja.

Studio production dan creative business & entrepreneurship menjadi mata kuliah andalan IDS di bidang ini. Dalam dua mata kuliah tersebut dirangkum semua yang diperlukan oleh peserta didik. Dalam studio production misalnya, mereka akan diajari tentang bagaimana sebuah studio film dan animasi bekerja, mereka juga akan dilatih untuk bisa bekerjasama dengan teman-teman di bidang lainnya secara lintas jurusan, yaitu digital desain, animasi, dan digital marketing.

Peserta didik juga diajari dari sisi bisnisnya, seperti mempelajari proses pendanaan, proses pembuatan, promosi, hingga ke tahap yang lebih serius, yaitu melaunching karya mereka kepada orang-orang yang mereka targetkan. Semua itu dibimbing oleh tenaga pengajar yang juga merupakan praktisi di bidangnya masing-masing, sehingga proses belajar lebih terarah.