Berita Terbaru Vaksin Sinochem Untuk Penanganan Corona

0
472
Vaksin Sinochem
Vaksin Sinochem

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk penanganan dan pengendalian virus corona. Salah satu upaya terbaru pemerintah yang tengah serius direncanakan yaitu penyiapan vaksin sinochem untuk mengatasi virus corona di Indonesia.

Pemerintah kabarnya sudah mendatangkan jutaan vaksin untuk penanganan corona. Artinya, tidak akan lama lagi pemerintah akan melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di tanah air.

Proses Pengembangan Vaksin

Sinochem atau sinovac, adalah vaksin corona yang dikembangkan oleh perusahaan asal Tiongkok, yaitu Sinovac Biotech Ltd. Vaksin tersebut akan mulai didistribusikan ke seluruh dunia, khususnya Indonesia pada bulan Februari atau Maret tahun 2021 nanti.

Indonesia adalah negara yang mendapatkan prioritas untuk mendapatkan pasokan vaksin tersebut. Itulah kenapa, negara kita turut serta dalam proses pengujian vaksin, sehingga pendistribusiannya akan didahulukan dibanding negara lain.

Vaksin Sinochem
Vaksin Sinochem

Vaksin sudah melalui tahap uji coba yang dilakukan pada 1.400 relawan, di Bandung. Kabar baiknya, hingga saat ini vaksin sudah berhasil mencapai Fase III. Bahkan, bakal vaksin corona dari Tiongkok tersebut, sudah diterima oleh Bio Farma dari tanggal 19 Juli 2020. Sedangkan tahap pengujiannya dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2020.

Tahapan Proses Pengujian Vaksin Corona

Pelaksanaan pengujian dilakukan secara bertahap. Proses dilakukan melihat perkembangan setiap minggunya. Hasil perkembangan yang dilansir dari Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran adalah sebagai berikut:

  • V0, tahap skrining: 1.447 jiwa
  • V1, tahap vaksinasi pertama: 1.089 jiwa
  • V2, tahap vaksinasi kedua: 650 jiwa
  • V3, tahap pengambilan darah setelah vaksinasi kedua: 243 jiwa

Salah satu relawan vaksinasi covid-19 di Bandung adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Melalui akun Twitter resminya, beliau menjelaskan bahwa sudah diambil darahnya untuk dilihat apakah ada reaksi terhadap antibodi untuk melawan corona.

Kedatangan Vaksin Sinovac di Indonesia

Pada Minggu malam, tepatnya tanggal 6 Desember 2020, sekitar 1,2 juta vaksin corona dari Sinovac Biotech Ltd sudah tiba di Indonesia. Namun, vaksin masih belum bisa digunakan ke seluruh masyarakat di Indonesia.

Vaksin akan diproses terlebih dahulu di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) guna mendapatkan izin. Setelah itu, baru vaksin akan diedarkan. Rencana vaksinasi di Indonesia sendiri yaitu di awal tahun 2021 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, kepada pers yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19, dan juga Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Pemerintah pun akan menjamin vaksin yang disediakan bagi masyarakat sudah terbukti keamanannya secara klinis. Program vaksinasi corona ini, merupakan sebuah bentuk intervensi pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Menurut Terawan, setelah kedatangan 1,2 juta dosis vaksin ke Indonesia, pemerintah juga sudah menyiapkan kedatangan vaksin tahap selanjutnya.

Kapan Waktu Pelaksanaan Vaksinasi di Indonesia?

Pemerintah merencanakan sesegera mungkin untuk melakukan vaksinasi ke seluruh masyarakat di Indonesia. Pelaksanaan akan dilaksanakan sesudah vaksin mendapatkan EUA atau emergency use authorization dari BPOM.

EUA ini merupakan jaminan kualitas, efikasi, dan keamanan vaksin. Artinya, pemerintah benar-benar serius menguji vaksin agar aman digunakan oleh seluruh masyarakat di Indonesia. 

Selain itu, vaksin juga harus lolos tahap sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jika semua perizinan dan status EUA selesai, vaksin baru bisa digunakan ke seluruh lapisan masyarakat secara bertahap.

Itulah perkembangan informasi vaksin sinochem, atau sinovac yang dapat menjadi solusi wabah virus corona. Kehadiran vaksin ini akan menjadi kabar baik bagi seluruh masyarakat. Terus ikuti perkembangan informasi vaksin dan penanganan corona hanya di Halodoc.